ArcGIS Data Interoperability di ArcGIS 9.2/ArcGIS 9.3

datainteroperability

Ekstensi ArcGIS Data Interoperability menyediakan akses langsung ke lusinan format data spasial, termasuk GML profil, DWG / DXF file, Microstation ® Desain file, Map Info MID / MIF file, dan jenis file TAB. Pengguna dapat drag dan drop ini dan banyak sumber data eksternal lainnya ke ArcGIS untuk langsung digunakan dalam pemetaan, geoprocessing, manajemen metadata, dan penggunaan 3D globe. Sebagai contoh, Anda dapat memanfaatkan semua fungsi pemetaan yang tersedia bagi data asli dalam format ESRI ArcMap untuk sumber-sumber data ini – seperti melihat fitur dan atribut, mengidentifikasi fitur, dan membuat pilihan.

Ekstensi ArcGIS Data Interoperability dikembangkan dan dipelihara bersama-sama oleh ESRI dan Safe Software Inc, vendor interoperability GIS terkemuka, dan didasarkan pada Software populer produk Safe yakni Feature Manipulastion Engine (FME ®).

Ekstensi ArcGIS Data Interoperability ini juga termasuk FME Workbench yang berisi serangkaian tool/alat transformasi data untuk membangun converter untuk banyak format data vektor.

Dengan ekstensi Interoperabilitas Data ArcGIS, pengguna dapat:

  • Menambahkan dukungan untuk banyak format data GIS untuk penggunaan secara langsung dalam ArcGIS, misalnya, untuk digunakan di ArcMap, ArcCatalog, dan geoprocessing.
  • Hubungkan ke dan membaca berbagai format GIS umum-misalnya, TAB, MIF (Map Info Format), E00, dan GML-serta banyak koneksi database
  • Mendefinisikan kompleks, data semantik penerjemah menggunakan Workbench FME
  • Memanipulasi dan menggabungkan banyak atribut tabel data dari berbagai format dan DBMS’s dengan fitur
  • Ekspor kelas untuk setiap fitur yang lebih dari 50 output format-misalnya, ekspor ke GML-dan menciptakan penerjemah lanjutan untuk kustomisasi output format.

Menggunakan ArcGIS Data Interoperability Extension menambahkan dukungan untuk beragam format data GIS tambahan dan juga menyediakan FME Workbench yang memungkinkan Anda untuk menentukan format tambahan yang dapat digunakan untuk secara langsung mengakses dan menggunakan data dalam ArcGIS.

Latihan 1. Kita bisa melihat atau membaca secara langsung data interoperability

Silahkan jalankan ArcCatalog, dan carilah file dengan format *.mif (Map Info Format) pada data yang Anda miliki atau dari data ArcTutor. Klik tab Preview pada ArcCatalog untuk melihat data format *.mif (Map Info Format) ataupun format lainnya (dwg, dxf, dan lain-lain).

Latihan 2. Koneksi Interoperability

Pada Catalog Tree pilihlah Interoperability Connection maka akan muncul kotak dialog, silahkan pilih format dan dataset serta atur setting kemudian tentukan sistem koordinatnya. Setelah itu klik OK, maka pada Interoperability Connection akan muncul Connection untuk data tersebut.

Latihan 3. Silahkan drag atau buka data Latihan 1 dan Latihan 2 di ArcMap

Latihan 4. Translating Data Using Quick Import dan Quick Export

Pergunakan ArcToolbox – red bag – tas merah untuk memunculkan tools Data Interoperability : ada Quick Export dan Quick Import.

Latihan 5. Quick Import dan Quick Export di Model Builder

Kita dapat drag tools QI dan QE tersebut ke dalam Model Builder yang kita buat.

modelbuilder_datainteroperability

Gambar. Quick Import di dalam Model Builder

(Sumber : http://gisresetutor.blogspot.com/2010/04/arcgis-data-interoperability-di-arcgis.html)
Advertisements

Syntax Load Peta dari Map info

mapinfo_logo

Map info Logo

Pembahasan kali ini mengenai GIS Tutorial “seperti apakah sih syntax yang digunakan untuk memunculkan peta pada Map Info di aplikasi Visual Basic?” Sedikit mengulas tentang keterkaitan antara Map Info, MapBasic, dan Visual Basic yaitu ketiganya merupakan tiga bersaudara yang cukup solid kaitannya dengan pengembangan aplikasi GIS (Geographic Information System). Map Info merupakan aplikasi yang digunakan untuk pembuatan peta (baik data spasial maupun atribut) yang disimpan dalam suatu file berekstensi (.tab, .map, .id, .in, dan .dat). Sedangkan MapBasic merupakan bahasa yang didukung oleh Map Info sebagai interface penghubung dengan bahasa pemrograman lainnya. Nah, Visual Basic sebagai software yang digunakan untuk membuat aplikasi GIS dijembatani oleh MapBasic agar bisa berkomunikasi dengan Map Info.Bagaimanapun juga, keterkaitan antara 3Diva ini tidak bisa terpisahkan dan terelakkan..hehe.

vb

Dalam pembuatan aplikasi GIS ini, tentunya ada suatu ritual yang berfungsi untuk memanggil peta yang sebelumnya pernah dibuat di Map Info agar bisa tampil di aplikasi yang dibangun dengan Visual Basic. Software Visual Basic yang digunakan ini masih versi 6, dan belum .NET. Ulasan kali ini membahas syntax yang ada di visual basic agar bisa memanggil atau meload peta ke aplikasi yang akan kita buat. Bagaimana syntaxnya?berikut ini menu untuk bahasan kali ini :

Public Mapinfo as object

Public openmap, apppath as string

Public gagalbukaobjek as integer

 

Private Sub Form_Load()

 

Set Mapinfo = CreateObject(“MapInfo.Application”)

If gagalbukaobjek Then

Set Mapinfo = CreateObject(“MapInfo.Application”)

End If

Mapinfo.do “set window info parent ” & frmMain.semuagedung.hWnd

apppath = LCase(App.Path)

If (Right$(App.Path, 1) <> “\”) Then

apppath = apppath + “\”

End If

Mapinfo.do “Set Application Window ” & frmMain.semuagedung.hWnd

 

Mapinfo.do “Set Next Document Parent ” & frmMain.semuagedung.hWnd & “style 1”

openmap = “Run Application “”” + apppath + “semuagedung.wor” + “”””

Mapinfo.do openmap

End Sub

Hmm, sekarang kita membahas penjelasannya yah :

Baris 1-3

Pada baris 1 sampai 3 ini kita mendeklarasikan variabel yang nanti akan kita gunakan. Variabel “mapinfo” merupakan variabel bertipe objek karena kita akan memanggil objek lain (aplikasi lain) ke dalam aplikasi di form visual basic kita saat ini. Sedangkan variabel “openmap” dan “apppath” bertipe string. Kenapa?karena variabel openmap digunakan untuk menjalankan fungsi parameter mapbasic sedangkan apppath untuk mendefinisikan path atau folder kerja saat aplikasi ini nantinya akan dijalankan. Dan yang terakhir variabel “gagalbukaobjek” ini bertipe integer yaitu apabila nanti map info gagal dibuka (atau kalo dalam biner bernilai 0 (nol) berarti false sedangkan 1 berarti true), maka visual basic akan bersikeras mencoba untuk membangun hubungan silaturahmi dengan map info. Yah, gak cuma manusia, VB dan Map Info pun juga butuh sosialisasi dan silaturahmi agar terjalin hubungan atau komunikasi data antar keduanya.

Baris 5

Baris ini merupakan event saat form dijalankan. Sehingga nantinya akan menjalankan kode yang diapit antara “Private Sub Form_Load()” dan “End Sub

Private Sub Form_Load()

 

‘kode-kodenya diletakkan disini

 

End Sub

Baris 7-10

Baris ini meminta agar visual basic membina hubungan dengan map info. VB meminta permisi untuk melakukan koneksi ke Map info dengan pemanggilan fungsi “CreateObject“. Jika ternyata masih “gagalbukaobjek” maka tetap si VB meminta izin agar bisa terhubung dengan Map info.

Baris 11

Nah, tadi kita sudah mendefinisikan variabel “mapinfo” bukan?yang kode paling atas dimana tipe datanya object. Variabel ini nantinya akan meminta untuk MENGEKSEKUSI perintah-perintah MAPBASIC. Sedangkan “Set Window Info Parent ” merupakan perintah mapbasic untuk menampilkan semua tampilan informasi utama (layer, tematik, legenda, grafik, tabel, layout,dlsb) di dalam Mapinfo diletakkan di dalam sebuah window. Nah, sekarang yang perlu diperhatikan adalah

–> frmMain : Merupakan nama ojbek form saat ini.

–> semuagedung : Merupakan nama objek yaitu PICTUREBOX.

–> hWnd : handle window, fungsi API untuk mengatur tampilan dalam suatu window.

Baris 12 -15

Untuk baris ini, kita mendefinisikan direktori/path dimana aplikasi ini kita simpan. “LCase” merupakan Lower Case yaitu fungsi Visual Basic untuk membuat suatu string memiliki huruf kecil semua. Sedangkan “App.Path” adalah fungsi bawaan VB untuk merefer ke direktori kerja dimana aplikasi projek (*.vbp) disimpan.

Bentuk Umum direktori : “C:\mydocuments\firmansyah\proyek“. Nah, apabila dalam direktori ini masih belum ada tanda backslash  “\” di akhir bentuk umum direktori seperti diatas, maka akan kita tambahkan sehingga menjadi “C:\mydocuments\firmansyah\proyek\”.

Baris 16-18

Hampir sama seperti pada baris 11. Bedanya hanya pada perintah MapBasic apa yang dieksekusi. Kalau pada baris ini adalah “Set Application Window ” dan “Set Next Document Parent “.

– Baris 19

Nah, inti dari bagaimana membuka suatu peta (yang telah dibuah ke dalam ekstensi .wor atau workspace) ada pada bagian di baris 19 ini. Visual basic memerintahkan agar mapinfo memuat/menampilkan peta yang bernama “semuagedung.wor” di objek picturebox yang bernama “semuagedung” (pada syntax frmMain.semuagedung.hWnd – telah dibahas di baris 11).

Baris 20

Ekseskusi perintah mapbasic. Perintah yang dieksekusi sudah tersimpan dalam variabel openmap, sehingga disini tinggal memanggil nama variabelnya saja.

Alhamdulillah, akhrnya selesai sudah tulisan ini dibuat. Jika nanti dari pembaca ada masukan maupun saran, silakan saja bisa sharing disini. Semoga tulisan yang sedikit ini bisa memberikan manfaat yang besar bagi pembaca sekalian. Sekiranya ada kesalahan konsep atau pemikiran saya, mohon untuk dikoreksi dari rekan-rekan semuanya.

Salam Perubahan. “Jadikan Hidup lebih BERMAKNA dengan knowledge sharing”.

(sumber : http://firmansyah.web.id/syntax-load-peta-dari-mapinfo.html)